Ini Bedanya Mini Zoo Dan Kebun Binatang

•

Halo teman2 Batavia Trans. Wah seneng banget kita bisa aktif menyapa Anda semuanya di tahun 2025 ini. Dan tentunya semenjak kita ada komitmen untuk update berkala ini, kita ada banyak sekali gagasan artikel yang bisa kita bagikan di sini. Untuk edisi Minggu ini kita bakal ngobrolin tentang apa itu Mini Zoo dan apa sih bedanya dengan bonbin atau kebun binatang pada umumnya. Untuk menbahas ini, kita akan menawarkan pembahasan dari perspektif tim Batavia Trans. Semoga teman-teman suka dan bisa memahaminya.

Istilah mini zoo memang kerap kita temui di beberapa tempat wisata di Indonesia. Dan bahkan ketika ada destinasi wisata baru yang ada labelnya di dalamnya ada mini zoo, mungkin sebagian besar orang akan mengira itu sebuah kebun binatang pada umumnya kayak ragunan, gembira loka atau sejenisnya.

Sebelumnya perlu kita bongkar dulu kata Mini Zoo yang dimana terdiri dari 2 kata yaitu Mini dan Zoo. Mini memiliki artian kecil dan zoo adalah kebun binatang. Dengan memahami dua suku kata ini saja, kita sudah bisa membedakan dengan bonbin pada umumnya.

Apa bedanya ? untuk mini zoo sendiri umumnya sebuah tempat wisata yang hanya menyajikan satwa dengan jumlah yang sangat terbatas atau sedikit. Meskiupun terbatas, namun para pengunjung akan menyukainya. Beda dengan kebun binatang pada umumnya yang bisa memelihara hingga semua jenis satwa dalam 1 tempat. Kemudian mini zoo hanya akan menggunakan area tempat yang cukup kecil. Hal ini dilakukan untuk memanfaatkan area kosong di dalam sebuah areal wisata agar lebih terisi.

Contoh konsep mini zoo misalnya saja di dalamnya ada taman burung, ada domba2 unik, ada kura-kura, rusa hingga reptil. Meskipun tidak mendatangkan ratusan jenis satwa dan hanya belasan jenis satwa saja, masih bisa disebut sebagai mini zoo.

Tujuan dengan dibuatny mini zoo ini adalah untuk meningkatkan daya pikat terhadap pengunjung. Misalnya saja untuk sebuah restoran agar pengunjung yang visit bisa lebih berlipat-lipat yang datang.

Dan bahkan terkadang mereka hanya fokus pada satwa burung saja tanpa sebanyak itu. Kadang pula, ada yang hanya 1 hingga 8 jenis satwa saja dan itu sudah bisa menarik perhatian pengunjung.

Dengan memelihara satwa yang tidak terlalu banyak jenisnya, hal ini sangat berguna terhadap faktor efisiensi pengeluaran atau biaya pemberian pakan hewan dan pemeliharaan kesehatan hewan.

Dari penjabaran ringan ini, kami berharap teman-teman bisa memahaminya. Nah, untuk pertemuan mendatang ada ide gagasan konten apalagi ya ?

coba deh kalian usulkan ya gaes !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *