Punthuk Setumbu : Pejuang Sunrise Harus Rela Bangun Jam 3 Pagi

•

Siapa bilang ke sebuah tempat wisata tidak butuh perjuangan. Menurut saya hampir semua destinasi wisata di Indonesia itu punya kemudahan atau kesulitan tersendiri untuk kita bisa kesana. Kalau bicara soal perjuangan, hal ini mengingatkan saya dengan tempat wisata di daerah Jogja bernama Pantai Seruni. Saya kesana mungkin sudah 9 tahun lalu sebelum menikah. Dan itu dulu diajak oleh teman-teman komunitas fotografi dan ternyata untuk sampai kesana gak segampang yang saya bayangkan. Karena jalan raya menuju pantai masih belum ada atau setapak, kami harus berjalan kaki sejauh 10 km dari tempat itu. Dan mungkin saja lebih dari itu, apalagi gendong tas besar berisi tenda. Perjalanan ke Pantai juga terasa gak gampang, karena kita harus naik turun gunung. Tapi ya endingnya terbayar sih. Viewnya cakep dan kita sepakat bikin tenda di lereng bukit menghadap pantai, kalau bikin di punggiran pantai takut terkena ombak gaes.

Ngomongin perjuangan lagi, ternyata ke Punthuk Setumbu itu ya butuh effort berat gaes. Khususnya kamu yang biasa bangun siang jam 8 atau 10 pagi. Kini harus berjibaku melawan kantuk berat di jam setengah 4 atau di jam 3 pagi dari hotel.

Kenapa harus sepagi itu. Kita buat gampang aja Anda nginep di penginapan sekitar Borobudur. Anda bangun jam 3 lalu mandi dan prepare. Kira-kira proses prepare ini selesai setengah 4. Jam 3:30  Anda cusss naik mobil dari hotel menuju ke lokasi parkir wisata Punthuk Setumbu memakan waktu 20 menit yang kurang lebih akan sampai di lokasi jam 4. Kemudian dari loket, Anda naik bukit jalan kaki kurang lebih 15 menit maka Anda tiba di atas bukit sekitar 4:15.  Ketika jam tersebut, maka kondisi langit sudah mulai agak berwarna-warna kuning dan tanda-tanda sunset mungkin akan dimulai dari jam 4:30 atau sekitar 10 menitan menunggu. Dan apakah Anda sendirian di bukit ?

Engga gaes. Disana akan ada ratusan bule atau wisatawan lokal lainnya. Artinya Anda gak akan ada rasa takut sama sekali.

Jika saja Anda bangun jam 4 pagi, maka Anda udah pasti melewatkan momen awal sunrise. Ini adalah kondisi jika Anda nginep di hotel dengan radius 3 hingga 6 km dari tempat wisata.

Gimana jika rupanya Anda nginep di Jogja yang notabenya ber radius 30 hingga 50 km dari sini ? Ya, bisa saja jadi malah jam 2 pagi Anda malah sudah harus bangun.

Gimana agar gak kesiangan. Yang paling penting sih kalau bobog jangan kemalaman. Karena kalau udah terlalu larut, maka otomatis badan y kecapekan. Yang kedua adalah jangan lupa menyalakan alarm dengan volume tinggi. Carilah nada dering paling nyebelin untuk didengerin di telinga. Jangan pilih nada dering yang enak didengar.

Jangan lupa minta bantuan driver yang menjemput Anda untuk mengetuk kamar hotel, mungkin trik ini juga bisa membantu Anda kak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *